Menghajikan Orang Lain

Sahkah hajinya, bila seseorang menghajikan orang yang sudah wafat atau yang tidak kuat lagi fisiknya untuk melakukannya?

Pada surat Al-Hasyr ayat 7, Allah SWT berfirman, “Dan apa yang diberikan (dibawakan) Rasul kepada kalian, terimalah; dan apa yang dilarangnya bagi kalian, tinggalkanlah.” Berdasarkan ayat tersebut, kita harus memperhatikan bagaimana sunnah Rasulullah SAW menjelaskan masalah itu.
Karena itu, marilah kita perhatikan beberapa hadits Nabi SAW tentang hal ini. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abbas, disebutkan, “Seorang perempuan dari Khats’am berkata, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya ayahku telah wajib haji, padahal beliau sudah tua sekali, tak dapat duduk dengan tetap di atas punggung untanya.’ Maka beliau bersabda, ‘Hajikanlah untukny’.” (HR. Jama’ah)

Diriwayatkan pula dari Ibnu ‘Abbas bahwa seorang perempuan dari Juhainah datang kepada Nabi SAW seraya mengatakan, “Sesungguhnya ibuku bernazar untuk melakukan haji, namun ia tidak melakukannya sampai ia meninggal dunia. Apakah boleh aku menghajikan untuknya?” Beliau menjawab, “Ya, hajikanlah untuknya. Bagaimana pendapatmu, jika sekiranya ibumu memiliki utang, dapatkah kamu membayarkannya? Bayarkanlah [utang] kepada Allah, karena [utang kepada ] Allah lebih berhak untuk dibayar.” (HR. Al-Bukhori & An-Nasa’i)

Sukses Temu Alumni Santri

Alhamdulillah wa syukrulillah, Temu Alumni Santri Ponpes Nurul Falah berjalan sebagaimana mestinya. Namun, yang disayangkan alumni yang hadir tidak sebanyak pada tahun-tahun sebelumnya. Mungkin disebabkan aktifitas masing-masing yang tidak bisa ditunda.
Tapi, ada sedikit yang tidak ada dari tahun kemarin. Yaitu, Guru Besar Mama K.H Ibrohim membaca do’a penutup acara sekaligus taushiah meskipun sebentar. Ini tidak terjadi pada tahun sebelumnya.
Kepada semua alumni, kami haturkan beribu terimakasih yang telah memberikan kontribusi baik secara moril maupun materil untuk Ponpes Nurul Falah yang kita cintai.
Syukron katsiron.
Wassalam

Generasi Terakhir Thaifah Manshurah

Peristiwa-peristiwa dahsyat yang sambung-menyambung di atas melibatkan banyak pelaku. Diantaranya Al-Mahdi, Nabi Isa AS, dan Ashhabul Raayatis Suud. Lalu siapa Ashhabul Raayatis Suud itu?

Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Tsauban, Rasulullah SAW memberitahukan akan munculnya Ashhabul Raayatis Suud, pasukan yang membawa panji-panji hitam dari arah timur. Baca Lanjutannya…

Temu Alumni Santri Pondok Pesantren Nurul Falah Caringin Garut

Assalamu’alaikum wr.wb

Untuk meningkatkan ukhuwuah islamiah antara santri dan alumni. Maka dengan ini, kami memberitahukan kepada alumni santri Pondok Pesantren Nurul Falah Caringin Wanaraja Garut, untuk menghadiri acara Temu Alumni Santri dan Haul Ibunda Tercinta Hj. Zaenab binti KH. Dalimi.

Yang mana Insya Allah akan diselenggarakan:
Pada hari Ahad, 8 Syawal 1430 H/ 27 September 2009
Tempat : Ponpes Nurul Falah Caringin-Garut
Acara : 1. Pembukaan
2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an
3. Pembacaan Sholawat Nabi Saw
4. Sambutan
5. Santapan Rohani/Taushiah
6. Penutup
7. Santapan Jasmani
8. Ziarah massal

Demikian pemberitahuan kami sebagai panitia pelaksana. Mohon kepada yang mengetahui info ini, saling memberikan khobarnya kepada sesama alumni.
Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamu’alaikum wr.wb

Fauzi

Nabung di Shar-e Bank Muamalat

Alhamdulillah….akhirnya jodo juga nabung di shar-e muamalat. Sudah sekian lama berusaha, akhirnya terealisasi juga. Tadinya mau nabung di kantor pos Garut. Tapi ga jadi. Udah nyampe di kantor pos, eh kantor nya tutup. Nanti aja deh kalo pulang ke Sumedang. Dan alhamdulillah, tadi siang udah punya rekening Tabungan Shar-e Bank Muamalat.

Awalnya saya pergi ke kantor pos, ketika nanyain ke petugasnya katanya belum bisa. Terus petugas itu nyuruh untuk pergi aja ke Bank Muamalat Jatinangor. Meskipun panas-panas saya maksain untuk pergi ke Jatinangor, lumayan jauh sich..butuh waktu 1 jam kurang. Mana haus lagi. Tapi ga pa pa, yang penting saya bisa nyimpen di Bank Muamalat. Untuk jangka panjang.

Nyampe dech di Bank Muamalat Jatinangor jam satu kurang. Subhanallah, pelayanan yang sangat ramah sekali. Inilah yang GUA cari. Yang minimal ada dakwahnya, petugas yang menyampaikan salamnya.

Tidak lama saya langsung mengisi formulir pendaftara rekening baru. Dan, menyerahkan uang Rp. 125.000 kepada ibu yang cantik itu. 25 rb nya buat administrasi, seratus ribunya buat saldo kita. Dan saya dapat no rekening seperti kartu perdana aja. Di dalamnya ada buku panduannya. Kirain ada buku tabungannya, tapi ini ga ada. Ga masalah ko.

Saldo tabungannya kan Rp. 125.000,- ketika pulang lagi saya langsung ambil aja seratus ribu, wong uang saya pas-pasan. Jadi sisa saldonya nol. Banyak fasilitaasnya tuh di shar-e.

Muqodimah Blogging

Assalamu’alaikum wahai para sahabat….

Ini merupakan blog pertama dari seorang santri (mudah-mudahan menjadi santri sesungguhnya) yang mencoba ber-silaturahim di dunia maya.

Santri blogger mobile dibuat karenakondisi saya seperti ini. Untuk pergi ke warnet tidaklah mudah bagi santri, terlebih bagi saya. Karena banyaknya kewajiban yang harus saya kerjakan.

Blog ini juga tercipta setelah browsing gustidana.wordpress.com yang menginspirasi saya membuat blog lewat hp.

Saya mencoba memberikan apa yang saya bisa saya lakukan untuk kemashlahatan.  Mengingat salah satu hadits Nabi SAW. “Sebaik-baiknya manusia adalah yang memberi manfaat untuk orang lain.”

Namun, saya haturkan afwan katsir  bagi sahabat semua, karena keterbatasan yang saya miliki. Maklum, blog ini kan pake hp. Meskipun ga 100%.

Semoga bermanfaat….Salam silaturahim buat semua sahabat blogger…

Santri Blogger Mobile

Halo dunia!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.